Dalam dunia olahraga, berlomba untuk menjadi yang paling baik, dan menang itu menjadi hal biasa.Begitu juga dengan persaingan bola basket NBA antara Magic Johnson dengan Larry Bird.Pada catatan sejarah, kedua atlit basket ini konon belangsung pertama kalinya pada ajang basketball universitas. Perlu diketahui bahwa konon pada tahun 1979, saat final NCAA (Atletik Perguruan Tinggi Nasional) turnamen basket Divisi I Asosiasi, Magic mampu unggul dengan mengalahkan Larry di kawasan Amerika Serikat

 

Magic Johnson sering mengikuti turnamen bola basket, sampai akhirnya dia memperoleh penghragaan MVP.Pada saat itu Larry Bird juga telah menerima kekalahannya yang pertama pada tahun 2010.Tetapi dia terus berusaha masuk dalam daftar 6 besar NBA pada tahun 1978 yang waktu itu pemilihnya yaitu Boston Celtics.Sedangkan selang waktu satu tahun kemudian Johnson masuk draf pilihan pertama Los Angeles Lakers, tepatpada tahun tersebut dia berumur 20 tahun dan menjadi atlit termuda saat itu.

 

Rasa Khawatir yang Dialami Magic Johnson

Konon pada tahun 1980 penulis Doug Merlino, telah membuat buku yang berjudul ‘The Crossoer: A Brief History of Basketball and Race, from James Naismith to LeBron James. Adapun isi kandungannya yaitu atlit basket berkulit putih nantinya akan mendominasi NBA. Oleh sebab itu, Magic Johnson menjadi sangat khawatirakan tersingkir sebab dia warna kulitnya hitam.

 

Perbedaan Kepribadian antara Magic Johnson dengan Larry Bird

Magic Johnson dengan Larry Bird merupakan pemain basket bintang papan atas yang sering dibandingkan. Misalnya dari segi kepribadian Magic cenderung sangat terbuka orangnya, sedangkan Larry sifatnya tertutup serta pendiam sekali. Siapa sangka ternyata ketika bermain judi togel hongkong di NBA, mereka berdua saling mengawasi satu dengan lainnya mengenai hasil perlombaannya.Mereka berdua pernah bersaing dalam final NBA tahun 1987, 1985, dan 1984.

 

Magic Johnson Bersaing Saat di Lapangan

Saat berada di lapangan Magic Johnson dan Larry Bird bersaing menjadi lawan, ini semua penting dilakukan agar diketahui siapa yang paling hebat dan menang.Kabarnya pada zaman dahulu mereka berdua disebut sebagai penyelamat NBA, mampu membangkitkan orang Amerika agar tertarik terhadap olahraga basket.Bukan hanya itu saja, soal warna kulit juga dijadikan saingan oleh mereka, kulit putih dan hitam menjadi dipermasalahkan.

 

Meskipun sering bersaing namun sebenarnya mereka adalah teman dekat.Terlebih lagi saat tahun 1984 dalam membuat iklan sepatu Converse.Bahkan Magic Johnson ketika acara Hall of Fame mengakui Larry Bird sebagai sahabatnya pada tahu 1992. Akan tetapi jika di lapangan keduanya enjadi saling adu kehebatan  dalam bermain basket.

 

Magic Johnson dan Larry Bird Pernah Bergabung Menjadi Satu Tim

Saat final NBA tahun 1980 Magic Johnson   telah mendapatkan MVP dan pada waktu bersamaan Larry Bird juga berhasil memperoleh gelar NBA Rookie of The Year. Ketika tahun 1992 Magicternyata pernah bergabung menjadi satu tim di Barcelona, dengan menghasilkan mendali emas dalam ajang olimpiade. Untungnya sampai sekarang mereka masih menjaga pesahabatan, tepatnya kini Magic telah berumur enam puluh tahun.

 

Selanjutnya saat tahun 2009 telah muncul film yang judulnya Bird and Magic: A Courtship of Rivals, dan sebuah buku yang judulnya When the Games Was Ours. Adapun artinya adalah saat pertandingan jadi milik kita. Ini semua ada karena Magic Johnson dan Larry Bird telah berkerja sama dengan jurnalis Amerika.

 

Read More

Turunnya Kevin Love saat Cleveland Cavaliers dijamu Detroit Pistons hari Rabu (31/1) pagi waktu Indonesia sepertinya jadi mimpi buruk baginya. Karena pebasket NBA berusia 29 tahun itu mengaami cedera parah di mana tangannya patah. Love dilaporkan terpaksa keluar arena saat kuarter pertama usai berbenturan dengan Andre Drummond saat mau mengambil bola. Meringis kesakitan, Love pun langsung berteriak meminta tolong.

 

ESPN melaporkan jika patah tangan yang dialaminya ini membuat Love harus absen panjang selama enam hingga delapan bulan lamanya. Lewat situs resmi mereka, Cavs pun angkat bicara soal cedera Love, “Setelah melakukan pemindaian, tangan kiri Love mengalami patah tetapi tidak berubah posisi di bagian metacarpal kelimanya. Statusnya akan kami beritahukan secara rinci setelah konsultasi dan pemeriksaan lanjutan.”

 

Situasi buruk yang dialami Love ini muncul satu minggu setelah rumor menyebutkan jika dirinya tengah bermasalah dengan Cavs. Love dilaporkan sempat hilang dan tidak ada dengan timnya selama 1,5 hari. Sebelumnya saat Cavs melawan Oklahoma City Thunder pada 21 Januari silam, Love sudah mengeluh sakit dan ingin keluar dari arena. Nantinya saat Love harus absen, Cavs akan meletakkan Tristan Thompson dan Jae Crowder sebagai tumpuan utama.

 

LeBron James Raih Rekor Baru

 

Jika Love harus bersakit-sakit dan absen panjang minimal setengah tahun lamanya, rekannya di Cavs yakni LeBron James justru sedang bahagia. Pebasket berusia 33 tahun itu berhasil mencetak rekor baru karena sudah mencatatkan 30 ribu poin selam kariernya sebagai pemain NBA. Momentum ini dicatatkan James saat Cavs bertandang ke markas San Antonio Spurs pada 24 Januari silam. Saat itu Cavs memang harus mengakui kehebatan Spurs karena menyerah 102-114, tetapi James sukses membukukan 28 poin.

 

Lantaran usianya masihlah 33 tahun 24 hari kala berhasil menembus 30 ribu poin, James sukses mematahkan rekor Kobe Bryant. Bryant baru berhasil mengumpulkan 30 ribu poin di usia 34 tahun 104 hari sementara Wilt Chamberlain melakukannya saat berumur 35 tahun 179 hari. Tak cuma itu saja, James bahkan mengalahkan salah satu legenda NBA, Michael Jordan yang baru meraih 30 ribu poin di umur 38 tahun 321 hari.

 

Rekor yang dicetak James ini bahkan membuatnya dianggap lebih sukses dari Bryant. Karena Bryant membuat pencapaian ini pada laga ke-1180 dan hanya tampil sebanyak 92% di musim reguler. Sementara James melakukannya pada laga ke-1107 dengan penampilan sebanyak 94%. Tentu saja apa yang dicapai James ini seolah bukti bahwa meskipun tak muda lagi, kemampuan fisiknya masih sangat luar biasa dan bisa ditiru oleh pebasket www.sanadomino.com muda lainnya.

 

James Harden Cetak Rekor Sensasional

 

Bicara soal rekor, sepertinya bukan hanya milik James seorang. Karena pemain klub Houston Rockets berusia 28 tahun yakni James Harden, sukses membuat rekor triple-double sensasional. Di mana Harden meraih 60 poin untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Raihan ini diperoleh Harden kala dirinya membela Houston Rockets mengalahkan Orlando Magic dengan skor 114-107 di Toyota Center hari Rabu (31/1) pagi waktu Indonesia.

 

Selama pertandingan itu berlangsung, pebasket kelahiran Los Angeles itu tampil begitu luar biasa. Mencetak 60 poin, 10 rebound, 11 assist dan 4 steal, pemain berjuluk The Beard karena janggut lebatnya itu tampil sangat dominan. Tak berlebihan jika dibilang pemain Rockets lainnya seolah jadi tim penggembira karena semua terfokus pada Harden.

Read More