Ini Yang Harus Dilakukan Bila Anda Mulai Kecanduan Belanja Online

Posted on

Di  era computer dan internet sebagaimana saat ini rasanya memang kita dapat melakukan berbagai hal secara online, termasuk berbelanja. Tetapi dampak yang kurang baik dari cara belanja masa depan ini adalah membuat orang menjadi impulsive dan tergoda untuk berbelanja lebih banyak dan sering. Lapar mata pun seringkali menjadi alasan saat Anda membeli barang  bukan karena kebutuhan namun karena keinginan. Akibatnya pos untuk tabungan terpakai, atau yang lebih buruk tagihan kartu kredit membengkak. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan tersebut, inilah beberapa trik yang bisa Anda coba.

 

Cara mengatasi kecanduan belanja online

Agar keuangan pribadi bebas dari gangguan tagihan yang membengkak karena hobby belanja online, cobalah berdisiplin dengan melakukan cara-cara berikut ini.

  1. Untuk mengatasi hobby berbelanja online, cara paling sederhana dan masuk akaladalah mengklik tombol berhenti berlangganan alias unsubscribe dan unfollow segara jenis promosi atau beragam penawaran belanja online. Jangan lupa pula untuk unfollow akun Instagram yang secara rutin memajang produk-produk online shop yang membuat Anda tergoda. Alternatif lainnya adalah mengatur ulang penerimaan email berlangganan, contohnya dengan mengubah menjadi daily digest email.

 

  1. Matikan pemberitahuan untuk klik dan browsing produk-produk pada aplikasi belanja yang bisa menggoyahkan tekad Anda untuk berhemat dan “menyembuhkan” kecanduan belanja. Tentu saja Anda boleh membuka aplikasi belanja bila memang sedang membutuhkan sebuah produk dan bukan karena godaan notifikasi tersebut.

 

  1. Menghapus aplikasi mobile banking bisa membantu Anda untuk mengurangi hobby belanja online? Mengapa demikian? Berbagai market place sangat mengerti bahwa pilihan pembayaran yang lengkap (CoD, aplikasi cicilan dengan atau tanpa  kartu kredit,  transfer ATM, transfer internet dan mobile banking) akan memperbesar peluang pelanggan judi bola online menyelesaikan pembelian online mereka.

 

Jadi sekarang Anda hanya harus mempersulit diri sendiri bila hendak belanja, misalnya harus ke ATM dulu untuk membayar karena aplikasi mobile banking sudah tidak tersedia. Kerepotan ini akan memberi Anda waktu untuk berpikir terlebih dahulu apakah produk yang Anda inginkan tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya sekedar lapar mata saja.

 

  1. Keberadaan kartu kredit di sisi lain memang sangat membantu saat Anda sewaktu-waktu memerlukan sebuah produk, terutama dengan digelarnya berbagai jenis promo. Tapi berbelanja tanpa  mengeluarkan uang tunai langsung dari dompet Anda akan membuat Anda merasa uang Anda tak berkurang. Alasannya tentu karena pembayaran telah ditanggung dahulu oleh alat transaksi berbasis hutang tersebut.

 

Tentu saja pada masa jatuh tempo Anda tetap harus membayar tagihan plus bunga pinjaman. Agar tak mengandalkan kartu kredit lagi, jangan menyimpan data kartu kredit Anda pada aplikasi belanja. Trik lainnya adalah menyimpan kartu kredit di suatu tempat sehingga saat tergoda untuk  menggunakannya Anda tak dapat memakainya secara langsung.

 

  1. Trik yang terakhir, saat Anda sudah tak tahan ingin berbelanja, boleh-boleh saja Anda browsing  untuk melihat produk-produk yang Anda inginkan dan meletakkannya di keranjang belanja. Kemudian berlakukan masa tunggu antara memilih barang dan penyelesaian pembayaran.  Contohnya jarak waktu 24 jam setelah berbelanja barulah  selesaikan pembayaran Anda. Selama kurun waktu tersebut Anda akan dapat berpikir dengan jernih apakah benar-benar menginginkan barang-barang itu atau tidak.

 

Perlu diketahui bahwa sensasi yang didapatkan penggila belanja adalah saat memilih dan meletakkan produk idaman ke dalam keranjang. Ini artinya mungkin saja besok atau lusa mereka tak lagi menginginkan barang-barang tersebut.

 

Selamat mencoba!