Oprah Winfrey Mulai Buka Suara Soal Peluangnya Maju Menjadi Presiden AS

Dua orang teman dekat dari Oprah Winfrey mengatakan bahwa selebriti filantropis tersebut sedang “secara aktif mempertimbangkan” untuk mencalonkan diri menjadi Presiden Amerika Serikat. Kedua temannya itu minta untuk tidak disebutkan namanya. Keduanya berbicara setelah Winfrey mendapatkan sambutan baik atas pidatonya pada gelaran penghargaan Golden Glober pada hari Minggu (7/1). Kedua sumber mengatakan bahwa sejumlah orang kepercayaan Winfrey telah mendorongnya secara pribadi untuk mencalonkan dirinya sebagai Presiden Amerika Serikat.

Tengah Mempertimbangkan Keputusan Besar

Salah seorang sumber, seperti dikutip dari CNN Indonesia, mengatakan pembicaraan tentang pencalonan sebagai presiden Bandar Togel SGP tersebut sudah terjadi bahkan beberapa tahun lalu. Ia menekankan bahwa Winfrey saat itu belum memutuskan apapun. Seorang perwakilan dari Winfrey pun belum juga memberikan jawaban saat ditanyai soal hal tersebut.

Bursa Capres dari Partai Demokrat baru bakal resmi pada pertengahan tahun 2018 ini. Akan tetapi banyak kandidat yang sangat potensial dan mulai bergeliat. Desas-desus bahwa Winfrey bakal maju mencalonkan diri sebagai presiden AS ini trsebar melalui dunia hiburan sesudah dirinya menerima Cecil B DeMille Award pada Golden Globes.

Ia menarik perhatian dunia karena mengangkat gerakat #MeToo yang mana berkumandang pada tahun 2017 lalu di dalam pidatonya. Akan tetapi ungkapan “hari baru bakal segera dimulai” dianggap oleh sejumlah pihak bermakna ganda sebagai sebuah deklarasi pencalonan diri dalam pemilihan umum.

Akhirnya Buka Suara

Dan akhirnya Oprah Winfrey pun buka suara tentang dukungan dri berbagai pihak untuk dirinya agar bisa maju ke pemilihan presiden Amerika Serikat 2020 mendatang. Dan jawabannya menarik karena ia menyatakan bahwa dirinya tak tertarik untuk menjadi orang nomor 1 di negeri Paman Sam tersebut.

“Saya selalu merasa sangat aman dan percaya diri akan diri saya sendiri dengan mengetahui apa yang bisa saya lakukan dan tidak,” ungkapnya saat ia diwawancarai oleh majalan InStyle. “Dan itu (maju jadi presiden) bukanlah sesuatu yang menarik minat saya,” kata Winfry. “Saya tak memiliki gen untuk itu,” imbuhnya.

Oprah menarik minat berbagai kalangan yang ada di Amerika Serikat khususnya kalangan liberal dan Hollywood untuk bisa maju dalam pemilihan Presiden tahun 2020 mendatang. Apalagi pidatonya yang sangat inspiratif pada ajang Golden Globes Awards pada tanggal 7 Januari lalu itu semakin mendorong spekulasi bahwa ia setuju untuk bisa maju ke Gedung Putih.

Juga berkat pidato itu muncul sebuah kampanye di dunia maya mendukung Oprah Wnfrey untuk bisa menjadi presiden Amerika Serikat yang selanjutnya setelah Donald Trump. Akan tetaoi seiring berjalannya waktu dengan rumor dan dukungan yang mengalir padanya, wanita yang sangat dekat dengan Partai Demokrat ini tidak segera bersuara.

Sejumlah sahabat dan juga orang terdekatnya ketika ditanyai sola niat dari ratu bincang-bincang ini menegaskan adanya keinginan Oprah Winfrey untuk menjadi presiden.

Dalam wawancaranya dengan InStyle, Winfrey mengaku bahwa ia didekati oleh seorang politisi dan bahkan ditawari bantuan untuk kampanye. “Say bertemu dengan seseorang pada suatu hari. Ia mengatakan mereka akan membantu saya dalam sebuah kampanye. Tetapi itu (jabatan presiden) bukan untuk saya,” tuturnya dilansir dari CNN Indonesia.

Dilaporkan juga setelah pidato Winfrey banyak sekali memukau perhatian publik. Konsultan politik Demokrat yakni Cormac Flynn mengaku bahwa dirinya banyak mendapatkan banyak panggilan dri koleganya yang memintanya segera mendukung Winfrey untuk menjadi presiden Amerika Serikat.